Pasar Raya Padang, Dulunya Dikenal sebagai Pasar Tanah Kongsi

 

Pasar Raya Padang. Foto: Wikipedia. 

     Pasar Raya Padang dulunya dikenal sebagai Pasar Tanah Kongsi yang memiliki sejarah panjang dan kaya yang mencerminkan perkembangan ekonomi dan budaya kota Padang. Awal mula pasar ini didirikan pada awal abad ke-19 oleh Kapiten Cina Lie Saay atas prakarsa Perkumpulan Saudagar Tionghoa. Awalnya terletak di daerah Klenteng (sekarang Jalan Niaga) dan dikenal sebagai Pasar Tanah Kongsi. Selanjutnya menjadi pusat perdagangan penting di pesisir barat Sumatera Barat, melayani wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Bengkulu.

     Dalam perkembangan selanjutnya, pada tahun 1920-an, pasar direlokasi ke lokasi sekarang di Jalan Permindo atas prakarsa Walikota Padang H. St. Sidi dan Kapiten Cina Tan Giok Liong. Nama pasar diubah menjadi Pasar Raya Padang dan menjadi simbol kemajuan ekonomi Kota Padang. Dan pasar ini mencapai puncak kejayaannya pada era 1960-an dan 1970-an, dikenal sebagai pusat perdaga-ngan grosir dan eceran terlengkap di Sumatera Barat.

     Pasar Raya mulai mengalami kemunduran di era 1980-an dengan hilangnya Terminal Lintas Andalas dan Terminal Goan Hoat. Persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan perubahan pola belanja masyarakat. Sedangkan upaya revitalisasi dilakukan sejak tahun 2000-an untuk mengembalikan kejayaan Pasar Raya Padang. Dan saat ini, Pasar Raya Padang masih menjadi pusat perdagangan penting di kota Padang, meskipun tidak sedominan dulu.

 

 Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url