Syekh H. Abbas Abdullah

Syekh H. Abbas Abdullah yang berasal dari Padang Japang, Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota. Beliau dikenal sebagai pendiri Perguruan Islam Darul Funun di Padang Japang bersama saudara kandungnya Syekh Mustafa Abdullah. Perguruan ini, sebelumnya bernama Sumatra Thawalib Padang Japang. Adapun tokoh-tokoh Sumatera Thawalib lainnya yaitu Haji Abdul Karim Amrullah, Syekh Ibrahim Musa, dan Syekh Muhammad Jamil Jambek.

Adapun beliau mengubah nama perguruan ini menjadi Darulfunun El-Abbasiyah pada tahun 1931, sebagai bentuk ketidaksetujuannya terhadap keterlibatan institusi pendidikan dalam politik praktis. Pada tahun 1942, Soekarno datang menemui Syekh Abbas Abdullah dan Syekh Mustafa Abdullah untuk meminta pendapat beliau tentang perjuangan kemerdekaan setelah menjalani pembuangan oleh Belanda di Bengkulu.

Pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI 1948-1949), Syekh Abbas Abdullah juga berperan penting. Madrasahnya menjadi tempat perjuangan dan beliau sendiri dipilih sebagai imam jihad Fisabilillah. Tokoh-tokoh pejuang, seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka, juga sering meminta pendapat dan petunjuk dari beliau.

Feni Efendi, penulis buku Ensiklopedia Tokoh-Tokoh dari Luhak Limo Puluah.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url