JERUK Siam Gunuang Omeh atau JESIGO: Potensi Ekonomi dan Pengembangan
![]() |
| Foto: hariansinggalang.co.id |
JERUK Siam Gunuang Omeh atau JESIGO merupakan jeruk manis unggul yang berasal dari Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Jeruk ini memiliki beberapa ciri khas, yaitu rasa manis yang khas serta ukuran buah yang besar dengan berat rata-rata 200-250 gram. Selain itu memiliki kulit buah yang tebal dan berwarna oranye cerah dengan biji yang sedikit dan berukuran kecil. Ada beberapa faktor yang menyebabkan Jesigo memiliki rasa manis yang khas di antaranya karena berasal dari varietas lokal yang telah beradaptasi dengan lingkungan Gunung Omeh selama bertahun-tahun.
Selain itu juga faktor agroklimat di mana Gunung Omeh memiliki iklim yang ideal untuk pertumbuhan jeruk manis dengan curah hujan yang cukup dan suhu yang hangat dan sinar matahari yang berlimpah di Gunung Omeh membantu fotosintesis dan meningkatkan produksi gula dalam buah. Faktor selanjutnya yaitu tanah di Gunung Omeh kaya akan nutrisi, terutama kalium dan fosfor, yang penting untuk pertumbuhan jeruk manis. Di mana kandungan bahan organik yang tinggi dalam tanah membantu meningkatkan kesuburan dan retensi air, yang penting untuk perkembangan buah yang optimal.
Praktik budidaya oleh petani jeruk di Gunung Omeh mengguna-kan praktik budidaya yang baik, seperti pemupukan yang tepat dan pemangkasan yang teratur. Hal ini membantu meningkatkan kualitas buah dan rasa manisnya. Selain itu juga disebabkan faktor pasca panen di mana jeruk manis Gunung Omeh dipanen pada saat kematangan yang optimal, sehingga rasa manisnya maksimal. Buah-buahan ini juga disimpan dan ditangani dengan baik setelah panen untuk menjaga kualitasnya.
Jeruk Jesigo ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian 700-1.200 meter di atas permukaan laut. Hal ini menyebabkan jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar. Selain itu, JESIGO juga tahan terhadap hama penyakit dan memiliki daya simpan yang lama. Dan saat ini jeruk jesigo telah menjadi komoditas unggulan Kabupaten Lima Puluh Kota. Jeruk ini dipasarkan ke berbagai daerah di Sumatera Barat dan juga ke luar daerah, seperti Jakarta, Bandung, dan Medan.
Jeruk Jesigo dipasarkan dengan berbagai cara, baik secara online maupun offline. Berikut beberapa cara pemasaran yang sudah dilakukan, baik secara offline maupun online. Adapun secara offline yaitu melalui pasar tradisional, di mana jeruk Jesigo banyak dijual di pasar tradisional di daerah Sumatera Barat, terutama di sekitar Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain itu juga dipasarkan di supermarket dan minimarket di beberapa kota besar di Indonesia. Selanjutnya juga ada di toko buah yang khusus yang menjual berbagai jenis buah-buahan juga sering kali menjual Jeruk Jesigo. Pemasaran lainnya juga dari langsung dari petani jeruk Jesigo di Kabupaten Lima Puluh Kota kepada para pengepul dan maupun para turis. Adapun pemasaran secara online seperti melalui marketplace dan media social di mana petani dan pengepul Jeruk Jesigo menjualnya langsung kepada pembeli secara online.
Dari penelitian kami tentang pemasaran, berikut ini beberapa strategi pemasaran yang cukup bagus digunakan untuk Jeruk Jesigo ke depan. Di antaranya menekankan keunggulan jeruk Jesigo yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan jeruk lain, seperti rasa yang manis, ukuran yang besar, dan kulit yang tebal. Keunggulan ini ditekankan dalam strategi pemasaran.
Selain itu juga harus membangun branding tentang jeruk Jesigo telah memiliki brand yang cukup kuat di Sumatera Barat. Brand ini terus dijaga dan diperkuat melalui berbagai strategi pemasaran. Dan hal itu diperlukan menyasar pasar yang tepat sehingga dapat meningkatkan akses pasar oleh petani dan pengepul Jeruk Jesigo untuk terus berusaha untuk meningkatkan akses pasar mereka.
Sedangkan beberapa tantangan dalam memasarkan Jeruk Jesigo di antaranya dalam persaingan di mana jeruk Jesigo harus bersaing dengan jenis jeruk lain, seperti jeruk siam dan jeruk mandarin. Persaingan lainnya adalah harga jeruk Jesigo dapat bersaing di pasaran dan juga terus menjaga ketersediaan di pasaran. Meskipun terdapat beberapa tantangan, namun Jeruk Jesigo memiliki potensi yang besar untuk dipasarkan di pasar domestik maupun internasional. Dan jeruk Jesigo memiliki beberapa manfaat, yaitu dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan pencernaan. Selain itu juga menjaga kesehatan kulit dan mengatasi sariawan serta sumber vitamin C. Jeruk ini dapat dikonsumsi langsung atau dibuat jus.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau
