RENDANG TENGGIRI

 

Rendang Tenggiri. Foto: purwakarta.kilat.com

 

Rendang tenggiri merupakan masakan Minangkabau berbahan dasar ikan tenggiri yang dimasak dengan bumbu rendang. Rendang tenggiri merupakan salah satu varian rendang di Payakumbuh. Bumbu rendang sendiri terkenal kaya akan rempah-rempah, sehingga rendang tenggiri memiliki cita rasa yang gurih dan pedas.

     Rendang daging sapi mungkin lebih familiar, namun rendang ikan teggiri juga tidak kalah nikmat. Ikan tenggiri memiliki tekstur daging yang lembut dan empuk, sehingga cocok dipadukan dengan bumbu rendang yang kuat.  Selain itu, ikan tenggiri juga mengandung protein tinggi. Dan memasak rendang ikan tenggiri adalah cara yang nikmat untuk menikmati ikan dengan bumbu rendang yang kaya rasa. 

     Adapun bahan-bahannya yaitu ikan tenggiri, bersihkan dan potong sesuai selera (sekitar 500 gram), santan kental (250 ml), rempah dihaluskan: bawang merah (beberapa siung), bawang putih (beberapa siung), cabai sesuai selera (sesuaikan tingkat kepedasan), kunyit bakar (sesuai selera), lengkuas ( geprek). Adapun rempah utuh yaitu: daun jeruk purut ( beberapa lembar), daun kunyit (1 lembar), gula jawa (sedikit, sesuai selera), asam jawa (sedikit, larutkan dengan air), garam secukupnya, dan minyak goreng.

     Selanjutnya lumuri ikan tenggiri dengan bumbu marinasi seperti kunyit, garam, dan sedikit air jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit agar bumbu meresap. Panaskan minyak goreng secukupnya. Goreng ikan tenggiri hingga permukaannya kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Lalu haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kunyit bakar menggunakan blender atau cobek. Panaskan minyak goreng di wajan. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Tambahkan lengkuas geprek, daun jeruk purut, dan daun kunyit ke dalam tumisan bumbu. Tuang santan kental, aduk rata.

     Tambahkan gula jawa, air asam jawa, dan garam secukupnya. Aduk rata dan koreksi rasa. Masak rendang ikan tenggiri dengan api kecil sambil terus diaduk. Biarkan air menyusut dan bumbu mengental hingga berminyak. Jika pembaca tidak menggoreng ikan di awal, masukkan ikan tenggiri yang sudah dimarinasi ke dalam wajan rendang. Aduk perlahan agar tidak hancur. Lanjutkan memasak rendang ikan tenggiri hingga kuah mengental dan ikan matang meresap bumbu. 1 Sajikan rendang ikan tenggiri hangat dengan nasi putih dan lauk lainnya.

     Pembaca bisa menambahkan pete di langkah akhir untuk rasa yang lebih kompleks (rendang ikan tenggiri pete). Sesuaikan jumlah cabai dengan selera pedas. Gunakan api kecil saat memasak rendang agar santan tidak pecah dan bumbu meresap sempurna. Proses memasak rendang membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan kuah yang kental dan berminyak.

     Rendang tenggiri memiliki potensi ekonomi yang besar untuk usaha UMKM di Indonesia. Hal itu disebabkan rendang merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang paling populer dan digemari oleh banyak orang. Permintaan pasar untuk rendang tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hal ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk memasarkan rendang tenggiri kepada konsumen yang lebih luas.

     Ikan tenggiri merupakan salah satu jenis ikan yang mudah ditemukan. Hal ini memudahkan UMKM untuk mendapatkan bahan baku rendang tenggiri dengan harga yang relatif murah. Dan rendang tenggiri memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Harganya di pasaran relatif mahal dibandingkan dengan jenis rendang lainnya. Hal ini membuat rendang tenggiri menjadi produk yang menguntungkan bagi UMKM.

     Rendang tenggiri dapat didiversifikasi menjadi berbagai macam produk, seperti rendang kering, rendang basah, rendang kemasan, dan lain sebagainya. Hal ini memungkinkan UMKM untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Dan rendang tenggiri memiliki potensi ekspor yang besar. Banyak negara di dunia yang tertarik dengan masakan khas Indonesia, termasuk rendang. Hal ini membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan rendang tenggiri ke pasar internasional. Dan memang, rendang tenggiri memiliki potensi ekonomi yang besar untuk usaha UMKM di Indonesia. 

 

Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url