Pasar Lereng, Bisa Dapatkan Kuliner dan Berbagai Souvenir Khas Bukittinggi

 

Pasar Lereng. Foto: rentalmobilpadang.co.id 

Pasar Lereng Bukittinggi, memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan asal mula Kota Bukittinggi. Dan sebelum menjadi kota, Bukittinggi merupakan sebuah nagari bernama Nagari Kurai. Di nagari ini, terdapat sebuah pasar tradisional yang disebut Pakan Kurai atau Pasar Bawah. Pakan ini didirikan dan dikelola oleh penghulu Nagari Kurai. Awalnya, Pakan Kurai hanya buka pada hari Sabtu. Namun, karena semakin ramai pengunjung, Pakan Kurai kemudian juga dibuka pada hari Rabu.

     Pada masa penjajahan Belanda, Pakan Kurai mengalami perkembangan pesat. Pasar ini menjadi pusat perdagangan di kawasan Bukittinggi dan sekitarnya. Belanda pun membangun berbagai infrastruktur di sekitar pasar, seperti jalan, jembatan, dan bangunan permanen. Seiring perkembangannya, antara Pasar Bawah dan Pasar Ateh muncullah pasar yang dikenal sebagai Pasar Tebing atau Pasar Lereng.

     Pasar Tebing Bukittinggi tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga pusat budaya. Di sini, berbagai tradisi dan budaya Minangkabau dapat ditemui. Pengunjung dapat mencicipi kuliner khas Minangkabau, dan membeli berbagai souvenir khas Bukittinggi. Hingga saat ini, Pasar Tebing Bukittinggi masih menjadi salah satu ikon wisata utama di Kota Bukittinggi. Pasar ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Di sini, pengunjung dapat merasakan suasana pasar tradisional yang sesungguhnya dan menikmati berbagai keunikan budaya Minangkabau.

 

 Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url