Saluang Dharmasraya
![]() |
| Foto: kabarsumbar.com |
Alat musik tradisional yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara ditiup. Saluang biasanya dimainkan untuk mengiringi tari-tarian tradisional dan lagu-lagu daerah. Di Dharmasraya, terdapat beberapa kelompok seni tradisi Minangkabau yang fokus pada permainan saluang, seperti Saluang Minang Sarumpun. Kelompok ini berdomisili di Jorong Sungai Kemuning, Kecamatan Sungai Rumbai. Mereka aktif dalam pertunjukan seni budaya dan melestarikan tradisi saluang di Dharmasraya. Pembaca dapat menemukan beberapa video penampilan Saluang Minang Sarumpun di YouTube, seperti:
· https://m.youtube.com/watch?v=j-55GFBRZfE
· https://www.youtube.com/watch?v=IDKg1Sy6o_A
· https://m.youtube.com/watch?v=j-55GFBRZfE
Saluang sering dimainkan dalam berbagai festival dan acara budaya di Dharmasraya, seperti Alek Gadang (pernikahan adat Minang), Pesta Rakyat, dan pertunjukan seni lainnya. Beberapa sanggar seni dan budayawan di Dharmasraya menawarkan pelajaran saluang bagi mereka yang ingin mempelajari alat musik tradisional ini. Dan saluang juga menjadi bagian dari ekonomi kreatif di Dharmasraya. Pengrajin saluang di Dharmasraya membuat dan menjual saluang berkualitas tinggi kepada wisatawan dan pecinta musik tradisional.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau
