SABUN CUCI ZAMAN DULU

Iklan sabun tombak zaman dulu. Foto: tersedia di tokopedia.com/shopeeshop90

     Sabun tombak merupakan sabun yang sangat melegenda di zaman dulu. Bisa digunakan untuk mencuci baju atau mencuci piring. Setelah zaman itu, barulah muncul sabun colek seperti Wings. Generasi setelah-nya ada deterjen yang bisa mengucek sendiri bagaikan sepuluh tangan.

     Selain untuk mencuci, sabun tombak ini juga digunakan untuk kera-jinan tangan ketika sekolah. Ada yang membuat monas dari sabun itu, ada yang membuat pesawat, kapal, dan ada juga yang hanya membuat asbak rokok. Benar-benar sabun serba guna.

     Jangan lupa, kawannya sabun ini adalah balawu, kata Arlen Ara Guci. Sedangkan Paul Bahgeur masih mengingat bahwa dulu neneknya punya warung di rumah. Membeli sabun itu tidak harus sebatang pan-jang, katanya, boleh membeli setengah dan dipotong dengan benang nilon, bukan dengan pisau, terangnya. Sedangkan Adisti Vicesta masih menggunakan sabun tombak sampai kini. Untuk noda bandel dilumuri dengan sabun tombak dulu, setelah itu baru dicuci dengan deterjen ke dalam mesin cuci, katanya. Ampuh untuk noda krah baju atau untuk memutihkan baju putih yang kusam, katanya. Begitu juga dengan Des DjaLinus yang masih mamakai sabun tombak untuk mancuci kain lap dan lampin kuali. Damardas Nurman sampai sekarang juga memakai Sabun Cap Tombak. Kalau mencuci dengan mesin dan pakai deterjen, maka rautlah sabun tombak ini sedikit ke dalam mesin cuci, sangat ber-sih hasil cuciannya, kata beliau.

 

 Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url