MASA KEJAYAAN TELEPON UMUM ZAMAN DULU

 

1.    

Masa kejayaan telepon umum zaman dulu. Foto: smartcitymakassar.com

     Setidaknya, telepon umum koin pernah menjadi primadona di Pa-yakumbuh pada tahun 1980-an dan 1990-an. Bagi masyarakat yang memiliki telpon rumah, setidaknya pertanda ekonomi mapan di dalam pergaulan status sosial. Namun telegram saat itu masih telekomunikasi utama untuk jarak jauh. Setidaknya lebih cepat dari surat via pos yang memakai perangko.

     Pada awal tahun 2000-an sudah menjamur wartel (warung telepon). Yang saya ingat wartel pertama di Payakumbuh ada di Labuh Basilang dan di dekat Kantor Bupati lama di pasar. Selain wartel, di sana masih menyediakan telegram dan faksimel. Dan masih di awal tahun 2000-an, atau tepatnya di tahun 2002, ponsel Nokia seri 3310 dan diteruskan seri 3315 sudah mulai dipakai di Payakumbuh. Banyak orang berlomba-lomba memiliki telepon genggam itu. Namun cemooh dan sindiran sumbang juga berlontaran dari mereka yang belum bisa memiliki. Atau setidaknya untuk berlagak ketika pulang kampung di hari raya ketika telepon genggam berdering.

     Bersamaan dengan telepon genggam, satu per satu munculah war-net. Sangat jarang orang di masa itu bisa menggunakan internet. Bisa mengetik via microsof window saja itu sudah syukur. Bahkan ada kur-susnya ketika itu dengan biaya yang tidak sedikit meski hanya sekedar untuk bisa mengoperasikan microsof window dan microsof excel.

     Warnet pertama saya ingat di atas Hizra dan di Simpang Kasda. Dan punya punya e-mail Yahoo dan akun Friendster saat itu sangat luar biasa. Tentu selain itu memakai MiRC juga tak bisa ketinggalan.

 

Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url