MAN 1 Payakumbuh
MAN 1 Payakumbuh. Foto: man1pyk.sch.id
Sekolah MAN 1 ini mulanya berdiri di lokasi Kampung China, Parit Rantang. Dari penelusuran penulis, lokasi itu berada di lapangan Hall Basket Lundang saat ini. Dari informasi yang penulis dapatkan tentang sejarah singkat MAN 1 Payakumbuh dari situsnya mansatupayakum-buh.wordpress.com mengatakan bahwa MAN 1 Payakumbuh diawali dari sebuah lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang dengan nama Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri– atau lebih dikenal dengan SP-IAIN yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama nomor 215 tahun 1968 tertanggal 21 September tahun 1968.
Selanjutnya masih dari website MAN 1 tersebut menjelaskan bahwa pada mulanya SPIAIN menempati gedung bekas sekolah cina “Kong Hu Chu” yang terletak di Kampung Cina – di Pusat kota Payakumbuh. Untuk diketahui, gedung tersebut pada awalnya dipakai oleh dua buah institusi; SP-IAIN dipagi hari, dan kelas jauh Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang yang pada saat itu juga membuka kampus di Kota Payakumbuh. Kemudian, setelah kelas jauh tersebut dihapus beberapa waktu kemudian, gedung tersebut sepenuhnya dipakai oleh SP-IAIN Payakumbuh. Pada tahun 1972, sekolah ini pindah domisili ke Kelurahan Tanjung Gadang di Kecamatan Payakumbuh Barat, tepatnya tidak jauh dari belakang Kantor DPRD kota Payakumbuh saat ini. Pimpinan terakhir SP-IAIN ini adalah Bapak Bahdjar Ibrahim.
Selanjutnya masih dari penjelasan informasi di website tersebut mengabarkan bahwa pada saat di Tanjueng Gadang inilah SP-IAIN dirobah statusnya menjadi MAN (Madrasah Aliyah Negeri) berdasarkan Keputusan Menteri Agama nomor 17 tahun 1978; sejak saat itulah resminya berdiri MAN Payakumbuh. Ketika MAN Payakumbuh mendapatkan proyek PELITA di tahun 1980 dari pemerintah dengan tambahan gedung baru tahap pertama sebanyak 2 gedung, lokasi di Tanjueng Gadang tidak mungkin lagi untuk dikembangkan karena keterbatasan lahan, maka dengan diperolehnya sebuah areal baru di Kelurahan Parambahan, maka 2 gedung yang dimaksud dibangun di Parambahan. Kemudian pada awal tahun 1981, untuk ketiga kalinya, Madrasah Aliyah nomor satu di Kota Payakumbuh ini pindah lokasi.
Sejak dari awal kepindahannya ke Parambahan, pertanahan di Madrasah ini merupakan areal yang tidak begitu terurus yang dipenuhi oleh semak belukar dan beberapa tambak ikan. Pada tahun 1990, PGAN Kota Payakumbuh yang juga berlokasi di Kelurahan Tanjung Gadang dialih-fungsikan menjadi Madrasah Aliyah Negeri, sehingga MAN Payakumbuh kembali berobah nama menjadi MAN 1 Payakumbuh, dan PGAN tersebut menjadi MAN 2 Payakumbuh.
Sejak dari enam tahun setelah berobah status ke MAN (mulai tahun 1984 – 1997), MAN 1 Payakumbuh memiliki sebuah kelas jauh (filial) di Tiakar yang sebelumnya sudah bernama MAN Tiakar. Madrasah ini akhirnya berobah nama menjadi MAN 3 Payakumbuh pada tahun 1997. Dari penelusuran arsip yang bisa diperoleh, pimpinan yang pernah bertugas di MAN 1 Payakumbuh sejak berdirinya adalah sebagai berikut: Nawanir, BA (1978 – 1991), Drs. H. Anwar Day (1991 – 1997), Drs. H. Syafri Nursyam (1997—2001), Drs. Muzni A. Wasal (2001 – 2006), Drs. H. Marlim Ramli (2006 – 2012).
Referensi Bacaan
Sejarah dan Personalia yang dikutip sepenuhnya di dalam huruf miring di laman https://mansatupayakumbuh.wordpress.com, 2012.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau