Universitas Syedza Saintika
Universitas Syedza Saintika. Foto: shine.co.id
Universitas Syedza Saintika (USS) awalnya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Syedza Saintika, didirikan pada tanggal 5 September 2008 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 173/D/2008 yang berlokasi di Kota Padang. USS didirikan oleh Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumatera Barat.
Pada awal berdirinya, USS memiliki 2 program studi yaitu D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Seiring perkembangan dan kebutuhan masyarakat, USS terus berkembang dengan membuka program studi baru di jenjang D3, S1, Profesi, dan Magister. Dan pada tanggal 18 Desember 2022, USS resmi beralih status menjadi Universitas Syedza Saintika berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1072/E/KPT/2022.
Saat ini, USS memiliki 10 program studi yaitu Sarjana Ilmu Keperawatan (S1), Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1), Sarjana Kebidanan (S1), Sarjana Psikologi (S1), Sarjana Bisnis Digital (S1), Sarjana Ilmu Biomedis (S1), Profesi Ners (Profesi), Profesi Bidan (Profesi), Magister Keperawatan (S2), Magister Kesehatan Masyarakat (S2). Dan USS telah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). USS juga merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kesehatan terbaik di LLDIKTI Wilayah X sejak tahun 2018.
Adapun pencapaian Universitas Syedza Saintika yaitu menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Sumatera Barat versi LLDIKTI Wilayah X tahun 2020, mendapatkan penghargaan Anugerah Dosen Inspiratif Indonesia (ADII) tahun 2021, dan terpilih sebagai perguruan tinggi penyelenggara Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021. Sedangkan visi Universitas Syedza Saintika yaitu menjadi universitas unggul dalam pengembangan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan profesional di bidang kesehatan dan ilmu-ilmu lainnya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Adapun misi Universitas Syedza Saintika yaitu menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dalam bidang kesehatan dan ilmu-ilmu lainnya, melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemecahan masalah di bidang kesehatan dan ilmu-ilmu lainnya, selanjutnya mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau