Akademi Kebidanan (Akbid) Pelita Andalas
Akademi Kebidanan (Akbid) Pelita Andalas. Foto: facebook.com/akbidpa
Akademi Kebidanan Pelita Andalas (Akbid Pelita Andalas) Bukittinggi didirikan pada tanggal 18 Juli 2008 berdasarkan Surat Keputusan Perguruan Tinggi (SK PT) Nomor: 137DO2008. Akbid Pelita Andalas merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Andalas.
Adapun Akbid Pelita Andalas berkomitmen untuk menghasilkan bidan yang kompeten, bermoral, dan berwawasan luas. Bidan yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas, baik di lingkungan rumah sakit, puskesmas, maupun di komunitas.
Akbid Pelita Andalas memiliki visi yaitu menjadi Akademi Kebidanan yang unggul dalam menghasilkan bidan yang kompeten, bermoral, dan berwawasan luas, serta mampu bersaing di era global. Sedangkan misinya menyelenggarakan pendidikan akademik kebidanan yang berkualitas dan berstandar nasional; Membina bidan yang kompeten, bermoral, dan berwawasan luas; Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan ibu dan anak; dan Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan pendidikan akademik kebidanan.
Akbid Pelita Andalas menyelenggarakan satu program studi, yaitu: D-III Kebidanan. Sedangkan kurikulum Akbid Pelita Andalas dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, untuk menjadi bidan yang kompeten. Kurikulum ini terdiri dari mata kuliah teori, praktik, dan penelitian. Sedangkan fasilitasnya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menunjang proses belajar mengajar, antara lain: ruang kelas yang representatif, laboratorium praktik kebidanan, perpustakaan, jaringan internet, dan asrama mahasiswa. Akbid Pelita Andalas telah menunjukkan prestasi yang membanggakan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Beberapa prestasi yang diraih oleh Akbid Pelita Andalas antara lain: Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional; Akreditasi B dari BAN-PT; dan lulusan Akbid Pelita Andalas mudah diterima di tempat kerja.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau