Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pagaruyung

 

Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pagaruyung Bukittinggi.Foto: Google Maps

     Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pagaruyung didirikan pada tanggal 10 Desember 1999 di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. STIA Pagaruyung didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pagaruyung dengan tujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang profesional di bidang administrasi negara dan administrasi bisnis. Namun pada tahun 2003, STIA Pagaruyung pindah ke Bukittinggi atas persetujuan Kopertis Wilayah X dan surat izin dari Menteri Pendidikan Nasional. Perpindahan ini dilakukan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

     Adapun STIA Pagaruyung saat ini memiliki 2 program studi, yaitu: Administrasi Negara dan Administrasi Bisnis. STIA Pagaruyung telah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kampus ini juga telah mendapatkan berbagai penghargaan, antara lain: Peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera Barat Bidang Administrasi Publik versi Lembaga Independen (2022); Peringkat 3 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera Barat versi Webometrics (2023).

      STIA Pagaruyung berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berwawasan luas. Lulusan STIA Pagaruyung telah banyak yang bekerja di berbagai instansi pemerintah, swasta, dan lembaga non-pemerintah. Adapun tokoh penting dalam sejarah STIA Pagaruyung yaitu didirikan oleh H. Syahrul Dt. Paduko Malaka; H. Masri Dt. Sinaro; H. Syamsul Bahri Dt. Rajo Alam. Sedangkan ketua Yayasan Pendidikan Pagaruyung yaitu H. Ali Mukhtar Dt. Paduko Malaka (2000-2010); H. Syahril Dt. Pangeran (2010-sekarang). Adapun Ketua STIA Pagaruyung: Dr. H. Armen Dt. Paduko Malaka, M.Si. (2000-2010); Dr. Ir. H. M. Nurdin Dt. Sinaro, M.Si. (2010-2020); Dr. H. Khairul Ihsan, M.Si. (2020-sekarang).

 

 Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url