Anak-Anak Zaman Dulu Membuat Permainan Sederhana

 

1.     Anak-anak zaman dulu bermain. Foto: kaskus via @kenzie16465

     Ada-ada saja mainan anak zaman dulu. Pelepah pinang bisa menjadi mainan. Pelepah pisang bisa dijadikan kuda-kudaan. Bahkan sandal swallow yang putus pun bisa dijadikan roda mobil-mobilan. Atau seti-daknya gundukan pasir bisa dijadikan untuk mainan bola-bola tanah yang dibuatkan sirkuitnya.

     Ada banyak jenis permainan sebenarnya. Ada ketapel yang dibuat dari kayu bercabang memakai karet dan kulit. Atau membuat rumah-rumahan yang beratapkan daun pisang. Dan anak-anak zaman dulu mengalami banyak jenis permainan itu.

     Zaman telah bergeser dan permainan anak-anak hari ini telah ba-nyak pula ragamnya. Dulu permainan gameboat dan tendo adalah ba-rang mewah maka sekarang ada banyak jenis game yang bisa diunduh di play store. Tentu hari ini nyaris semua anak-anak difasilitasi ponsel android yang membuatnya semakin tidak peduli kepada keadaan di sekitarnya. Apalagi dalam masa pendemi, ponsel android telah men-jadi kebutuhan untuk anak-anak sekolah.

     Permainan anak-anak zaman dulu juga masih teringat oleh warga kota. Marta Lena, misalnya, ia masih mengingat main alek-alek, main mancik-mancik, main tali merdeka, main sipak tekong, main dore, main congklak, dan banyak lagi jenis permainan zaman dahulu yang menun-tun rasa persaudaraan dan kita bisa merasakan indahnya kebersamaan, katanya.

     Sedangkan Adisti Vicesta mengatakan bahwa ia di keluarganya ma-sih melestarikan mainan saisuak seperti bermain congklak, main tali ka-ret, main ludo, main mancik-mancik, main kuciang-kuciang, dan lain-lain. Sampai kini pun anak-anaknya sudah menginjak remaja pun mereka masih main bareng untuk meningkatkan interaksi antar anggota keluar-ga dan menghindari anak kecanduan main ponsel. Bukan berarti tidak main ponsel sama sekali tapi lebih terarah dan terkontrol, katanya.

 

Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url