Becak Kayuh Barang Sangat Primadona pada Zaman Dulu
|
Becak kayuh di tengah gempuran zaman. Foto: harnas.co |
Biasanya ketika becak itu sedang tidak dipakai oleh pemiliknya, anak-anak suka sekali raun beramai-ramai dengan becak kayuh ini. Dan kenangan warga kota dengan becak kayuh ini di antaranya adalah Syaf Ruddin. Setelah tamat sekolah di SMA 1 tahun 1988, ia tidak terpikir untuk menyambung kuliah karena tidak lulus UMPTN. Ia cobalah membawa becak barang di pasar dan sudah senang rasanya menerima upah dari mangayuh becak. Lalu akhirnya ia ketahuan oleh bapaknya dan dimarahi. Akhirnya ia disuruh juga ke Padang, terserah mau kuliah di mana, kata ayahnya. Bapaknya dulu kerja di Telkom dan mungkin ia malu anaknya menjadi tukang becak, katanya.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau