GOR M. YAMIN

 

GOR M. Yamin. Foto: Feni Efendi

 

     GOR M. Yamin mulanya berbentuk atap gonjong. Lalu ditahun 1990-an dirobohkan dan dibangun seperti gedung yang sekarang. Ketika pembongkaran itu, banyak orang datang mencari besi-besi dari puing-puing gedung itu. Dan setelah gedung baru ini dibangun, festival-fes-tival musik lebih sering diadakan. Biasanya setiap malam Minggu dan selesainya ada yang sampai jam 7 pagi. Pada masa-masa itu, lagu-lagu Metalica, Guns Roses, Iron Maiden, dan Scorpion, sering ditampilkan oleh peserta. Sedangkan lagu-lagu Indonesia seperti Kantata Taqwa, Gong 2000, God Bles, Boomerang, Niki Astria, dll.

     Terkadang gedung ini juga sering diadakan untuk acara pelantikan walikota dan wakil walikota, anggota DPRD, acara perpisahan sekolah, ataupun disewa untuk acara baralek. Sedangkan untuk aktivitas olah-raga ada badminton dan senam lantai. Terkadang di halaman GOR itu sering dilakukan latihan bela diri pada sore hari.

     Pernah pula ketika ulang tahun Komunitas Seni INTRO yang ke-17 tahun 2007 diadakan di sini dengan komposisi musik orkestra Minanga Pentagong dengan kondaktornya Nurkholis yang berkolaborasi dengan Komunitas Seni INTRO. Konser itu bernama Simfoni Luka Laut, kata Rico Rich dan Nurkholis.

 

 Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url