RENDANG PENSI
Rendang Pensi. Foto: tribunnews.com
Rendang pensi merupakan masakan khas Sumatera Barat yang terbuat dari kerang air tawar (pensi) yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah. Rasanya gurih, pedas, dan kaya rempah, dan teksturnya empuk dan sedikit kenyal. Rendang pensi biasanya disajikan dengan nasi putih atau ketupat. Dan rendnag pensi bisa ditambahkan sebagai varian rendang untuk meningkatkan potensi ekonomi di Kota Payakumbuh.
Rendang pensi berasal dari daerah sekitar Danau Singkarak, Sumatera Barat. Kerang air tawar (pensi) adalah bahan makanan yang mudah didapatkan di daerah tersebut, sehingga rendang pensi menjadi makanan yang populer di kalangan masyarakat setempat. Adapun bahan utama rendang pensi adalah kerang air tawar (pensi), santan, dan rempah-rempah. Rempah-rempah yang biasanya digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai hijau, jahe, lengkuas, kunyit, ketumbar, jintan, dan lada.
Rendang pensi dimasak dengan cara yang mirip dengan rendang daging sapi. Kerang air tawar terlebih dahulu dibersihkan dan direbus hingga matang. Kemudian, kerang dimasak dengan santan dan rempah-rempah hingga santan menyusut dan bumbu meresap. Memasak rendang pensi membutuhkan waktu yang lama, yaitu sekitar 4-5 jam. Dan rendang pensi memiliki rasa yang gurih, pedas, dan kaya rempah. Teksturnya empuk dan sedikit kenyal. Rendang pensi biasanya disajikan dengan nasi putih atau ketupat.
Adapun cara membuat rendang pensi yaitu dengan menyiapkan bahan-bahan seperti: 500 gram pensi (bersihkan dan cuci bersih), 1 liter santan kental, 500 ml santan encer, 1/2 butir kelapa parut, daun salam, daun jeruk, daun kunyit, serai. Sedangkan bumbu-bumbu yang dihaluskan yiatu 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 5 buah cabai merah, 3 buah cabai rawit, 1 ruas jahe, 1 ruas lengkuas, 1 sdt ketumbar, 1/2 sdt jintan, 1/2 sdt pala, garam secukupnya.
Selanjutnya tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan pensi, aduk rata dan masak hingga pensi berubah warna. Tuangkan santan kental dan santan encer, aduk rata. Masukkan daun salam, daun jeruk, daun kunyit, dan serai. Masak dengan api kecil hingga santan menyusut dan rendang mengental. Masukkan kelapa parut, aduk rata dan masak hingga rendang benar-benar kering. Angkat dan sajikan.
Rendang digemari masyarakat luas di Indonesia, menjadikannya hidangan favorit di berbagai acara dan perayaan. Industri rendang rumahan dan restoran Padang terus berkembang, menandakan permintaan pasar yang tinggi. Selain itu, rendang telah mendunia dan diakui sebagai salah satu hidangan terenak di dunia. Hal ini membuka peluang ekspor yang besar ke berbagai negara, terutama dengan populasi muslim yang signifikan. Industri rendang melibatkan banyak pelaku UMKM, mulai dari penjual daging, pemasak rendang, hingga pengusaha rumah makan. Pengembangan industri rendang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru.
Adapun upaya peningkatan potensi ekonomi rendang pensi yaitu diperlukan standarisasi kualitas dan sertifikasi halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka akses pasar yang lebih luas. Pengembangan variasi rendang, seperti rendang instan, rendang siap saji, dan rendang dengan kemasan modern, dapat menarik konsumen yang lebih luas, terutama generasi muda dan konsumen di luar negeri. Upaya promosi dan pemasaran yang gencar, baik secara online maupun offline, perlu dilakukan untuk meningkatkan brand awareness dan daya tarik rendang di pasar domestik dan global. Perlu dilakukan pengembangan rantai pasokan yang terintegrasi, mulai dari peternakan sapi, pembibitan rempah-rempah, hingga pengelolaan limbah, untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi industri rendang.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau