Berbagai Upacara Adat di Dharmasraya

 

Foto: dharmasrayakab.go.id


     Di Kabupaten Dharmasraya memiliki berbagai macam upacara adat yang menarik dan masih lestari hingga saat ini. Di antaranya yaitu Bakawu Adat. Tradisi ini dirayakan oleh masyarakat Nagari Sikabau setelah musim panen padi. Tradisi ini merupakan bentuk syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan oleh Sang Pencipta, serta sebagai sarana silaturahmi antarwarga. Dalam tradisi Bakawu Adat, terdapat berbagai kegiatan seperti makan bersama, permainan tradisional, dan pertunjukan seni budaya.

     Selain itu ada Ziarah Rumah Gadang. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Suku Mandahiliang di Nagari Sikabau saat Idul Fitri. Tradisi ini merupakan sarana silaturahmi antarwarga dan untuk mengenang leluhur. Dalam tradisi Ziarah Rumah Gadang, masyarakat akan mengunjungi rumah gadang (rumah adat Minangkabau) dan membersihkannya. Kemudian, mereka akan berkumpul bersama untuk makan bersama dan bersilaturahmi.

     Upacara adat lainnya yaitu Baralek Gadang, di mana tradisi ini merupakan upacara pernikahan adat Minangkabau yang dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya. Tradisi ini memiliki banyak sekali aturan dan pantangan yang harus dipatuhi oleh kedua mempelai dan keluarga mereka. Upacara pernikahan adat Minangkabau biasanya berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan banyak sekali orang.

     Setelahnya ada Mandoa yaitu tradisi ini merupakan upacara adat yang dilakukan untuk menyambut tamu penting. Dalam tradisi Mandoa, terdapat berbagai macam tarian dan pertunjukan seni budaya yang ditampilkan untuk menghibur tamu. Tamu yang datang biasanya akan dijamu dengan berbagai macam makanan khas Minangkabau.

 

Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url