Kerajinan Anyaman di Dharmasraya
![]() |
| Foto: kabardaerah.com |
Kerajinan tangan yang terbuat dari bambu atau rotan dan biasanya dibuat menjadi berbagai macam benda, seperti topi, tas, dan tikar. Kerajinan ini biasanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti bambu, rotan, dan pandan. Dan anyaman di Dharmasraya memiliki berbagai macam jenis, seperti tikar yaitu alas lantai yang terbuat dari anyaman bambu atau pandan. Tikar biasanya digunakan untuk duduk, tidur, atau alas makan.
Selain itu juga ada tas anyaman yang terbuat dari anyaman bambu, rotan, atau pandan. Tas anyaman biasanya digunakan untuk membawa barang-barang seperti belanjaan, buku, atau laptop. Ada juga topi anyaman terbuat dari anyaman bambu atau pandan. Topi anyaman biasanya digunakan untuk melindungi diri dari sinar matahari.
Produk anyaman lainnya yaitu keranjang anyaman terbuat dari anyaman bambu, rotan, atau pandan. Keranjang anyaman biasanya digunakan untuk menyimpan barang-barang seperti buah-buahan, sayur-sayuran, atau pakaian. Dan anyaman di Dharmasraya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai ekonomi. Kerajinan ini banyak diminati oleh wisatawan. Anyaman Dharmasraya dapat dibeli di berbagai tempat di Dharmasraya, seperti pasar tradisional, toko souvenir, dan galeri seni. Dan beberapa tempat di Dharmasraya yang terkenal dengan kerajinan anyamannya seperti Nagari Sungai Riah terkenal dengan kerajinan tikar pandan. Tikar pandan Sungai Riah terkenal dengan kualitasnya yang bagus dan tahan lama.
Selain itu juga ada di Nagari Pulau Punjung terkenal dengan kerajinan tas rotan. Tas rotan Pulau Punjung terkenal dengan desainnya yang unik dan menarik. Terakhir yaitu di Nagari Koto Baru terkenal dengan kerajinan topi bambu. Topi bambu Koto Baru terkenal dengan kenyamanannya saat dipakai.
Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau
