Silek Pangian dari Nagari Sungai Dareh Dharmasraya

 

foto: minangsatu.com

     Silek Pangian merupakan salah satu jenis silat tradisional Minangkabau yang berasal dari Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Silat ini tidak hanya menjadi seni bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Dan Silek Pangian konon diciptakan oleh Datuk Pangian, seorang pendekar ulung dari Nagari Sungai Dareh. Beliau mempelajari silat dari berbagai aliran dan menggabungkannya menjadi satu aliran yang unik dan efektif. Silek Pangian memiliki ciri khas gerakan yang lincah, gesit, dan penuh tenaga, serta penggunaan teknik kuncian dan sapuan yang kuat.

     Silek Pangian bukan hanya sekedar seni bela diri untuk bertarung, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam. Silat ini mengandung nilai-nilai luhur seperti keberanian, kedisiplinan, kebersamaan, dan penghormatan. Mempelajari Silek Pangian berarti mempelajari filosofi hidup dan cara menyelesaikan masalah dengan bijaksana. Dan Silek Pangian memiliki tradisi dan ritual yang unik, seperti Bolek Laman Tuo, sebuah ritual untuk menghormati leluhur dan para pendekar terdahulu. Selain itu, ada juga tradisi Pencak Silat yang diadakan setiap tahun untuk memperingati hari lahirnya Silek Pangian.

     Silek Pangian saat ini terus dilestarikan oleh Perguruan Silat Silek Pangian Rantau Batanghari di Nagari Sungai Dareh. Perguruan ini aktif mengadakan latihan dan pertunjukan silat, serta mengikuti berbagai perlombaan silat di tingkat daerah dan nasional. Dan Silek Pangian menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Dharmasraya. Wisatawan dapat melihat pertunjukan silat, belajar gerakan dasar Silek Pangian, dan bahkan mengikuti pelatihan silat di perguruan silat setempat.

 

Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url