Ma Antaan Asam, Aqiqah dan Turun Mandi

 

Turun Mandi. Foto: packagepadang.com

    Ketika seorang istri hamil, maka pihak keluarga suami seperti mertua perempuan akan mengantarkan asam-asaman ke rumah menantunya. Bisa itu berupa buah-buahan atau makanan lainnya. Namun hal itu lebih sering berupa mengantarkan persiapan kebutuhan bayi ketika lahir kelak. Baik itu berupa baju bayi, songkok bayi, popok bayi, dll. Lalu ketika bayi lahir maka dilangsungkan pula acara aqiqah dan turun mandi.

     Aqiqah bayi laki-laki berupa dua ekor kambing dan bayi perempuan satu ekor kambing. Dilaksanakan pada hari ketujuh atau emat belas atau hari kedua puluh satu setelah kelahiran bayi. Dan acara di Nagari Koto Nan Gadang, acara aqiqah itu juga diisi dengan marandang bareh. Sedangkan untuk acara turun mandinya dibawa ke sungai tetapi sekarang tidak lagi. Acara turun mandinya cukup di belakang rumah dengan memakai baskom yang agar besar.

 

Feni Efendi, penulis buku Pajacombo: Literatur tentang Tanah Payau 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url